Situasi Terkini Perkembangan Coronavirus Disease (COVID-19) 25 Februari 2020

Berikut perkembangan kasus Coronavirus Disease (COVID-19), menggunakan sumber data WHO tanggal 25 Februari 2020.

Situasi Terkini :

  • Total kasus konfirmasi COVID-19 global per tanggal 24 Februari 2020 adalah 79.331 kasus, 77.262 kasus diantaranya dilaporkan dari Cina (tersebar di 34 wilayah termasuk Hong Kong SAR, Macau SAR, dan Taipei), dengan 83% kasus konfirmasi dari Cina berasal dari Provinsi Hubei
  • Total kematian 2.618 kasus (CFR 3%), 2.595 diantaranya dilaporkan dari Cina.
  • Kasus konfirmasi yang dilaporkan di 29 negara di luar negara Cina, sebanyak 2.069 kasus dengan 23 kematian di 6 negara (Filipina, Jepang, Republik Korea, Perancis, Iran, dan Italia).
  • Dari 2.069 kasus yang dilaporkan di 29 negara di luar negara Cina, 84 kasus terdeteksi tanpa gejala, dan 864 kasus di 16 negara tidak memiliki riwayat perjalanan ke Cina dan kemungkinan terpapar di negaranya.

Informasi lain :

  • Negara terjangkit yang melaporkan adanya transmisi lokal ada 17 negara yaitu Cina, Singapura, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Vietnam, Thailand, Amerika Serikat, Jerman, Perancis, UK, Uni Emirat Arab, Australia, Mesir, Iran, Italia, dan Kanada. Sedangkan negara lain hanya melaporkan kasus import dari Cina (Memiliki riwayat perjalanan ke Cina) dan belum ada transmisi lokal di negaranya. Daftar negara ini dapat berubah setiap harinya mengikuti perkembangan data dan informasi yang didapatkan.

Situasi selengkapnya dapat diunduh disini.

Perkembangan COVID-19 dapat dipantau melalui laman ini.

 11,399 total views,  4 views today

Like this Article? Subscribe to Get our news update for FREE!

Post Author: DAF

2 thoughts on “Situasi Terkini Perkembangan Coronavirus Disease (COVID-19) 25 Februari 2020

    Sri Budi Satvati

    (February 29, 2020 - 16:07)

    Saya baru kembali dari Seoul tgl. 24 February 2020 yll. Apakah saya perlu memeriksakan diri? Di mana? Dan berapa biayanya?

    Salam

      Muchtar Nasir

      (February 29, 2020 - 17:27)

      Sebetulnya pada saat kedatangan ada pemeriksaan kesehatan (suhu), jika terdeteksi suhu badan meningkat akan diperiksa lebih lanjut di Kantor Kesehatan Pelabuhan dan diberikan Health Alert Card. Namun jika tidak terdeteksi peningkatan suhu badan di bandara, maka dilakukan self observation di rumah. Jika muncul gejala seperti demam, batuk, atau sesak napas ringan, segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat sambil menggunakan masker. Sambil memperbaiki stamina tubuh, menjaga perilaku kesehatan seperti membiasakan cuci tangan pakai sabun. Tidak ada pemeriksaan yang perlu dilakukan jika tidak ditemukan gejala, tetap jaga kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat. Terima kasih. Salam sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.